HALMAHERA SELATAN – Bulan suci Ramadan menjadi momentum berbagai pihak untuk memperkuat nilai kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang dirangkaikan dengan pembagian santunan kepada anak yatim piatu yang dipimpin oleh Andri Deefrits Odu, S.Kep.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut dihadiri oleh tenaga kesehatan, masyarakat sekitar, serta sejumlah anak yatim piatu yang turut merasakan kebahagiaan di bulan penuh berkah ini. Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar.
Dalam sambutannya, Andri Deefrits Odu, S.Kep menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan meningkatkan semangat berbagi kepada sesama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan perhatian lebih dari masyarakat.
“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitar kita. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu serta mempererat hubungan kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini memiliki makna penting dalam membangun rasa solidaritas di tengah kehidupan bermasyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, terutama pada momentum bulan suci Ramadan.
Selain penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama dan tausiyah singkat yang memberikan pesan-pesan moral dan keagamaan kepada para peserta yang hadir.
Dalam tausiyah yang disampaikan, para peserta diingatkan bahwa Ramadan merupakan waktu yang sangat berharga untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Para peserta juga diajak untuk menjadikan nilai-nilai kepedulian sosial sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta hubungan yang lebih harmonis antara sesama manusia.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Mereka mengapresiasi inisiatif kegiatan sosial yang tidak hanya memberikan manfaat secara spiritual melalui kebersamaan dalam berbuka puasa, tetapi juga memberikan bantuan nyata kepada anak-anak yatim piatu.
Sejumlah anak yatim piatu yang menerima santunan tampak bahagia dan antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Santunan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus memberikan semangat dan kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta kemudian berkumpul untuk menikmati hidangan berbuka bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan yang mempererat hubungan antara seluruh peserta yang hadir.
Suasana kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai kepedulian sosial masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, diharapkan semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang kuat di tengah masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu nilai penting yang perlu terus dijaga. Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, serta semangat untuk saling membantu.
Melalui kegiatan buka puasa bersama dan pembagian santunan kepada anak yatim piatu ini, diharapkan pesan tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama dapat terus menginspirasi masyarakat luas untuk melakukan kebaikan yang membawa manfaat bagi banyak orang.









