Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba Tegaskan Tindak Lanjut Isu Lahan dan Lingkungan Pulau Obi

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, memberikan tanggapan serius terkait sejumlah permasalahan yang belakangan mencuat di Pulau Obi.
Hal tersebut disampaikan bupati usai memimpin apel gabungan di halaman kantor Bupati, Jumat (13/03/2026) sore.

Bupati menegaskan, akan melakukan pengecekan mendalam terkait duduk perkara lahan milik Alimusu La Damili, yang diduga dijual Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa ke pihak PT Trimegah Bangun Persada (TBP) Harita Group.

“Kami mesti lihat dulu, dikroscek permasalahannya di mana. Apakah memang terkait masalah lahan itu menjadi kewajiban Harita untuk menyelesaikan. Saya juga belum cover informasinya secara utuh,” ungkap bupati saat diwawancarai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini memastikan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan akan mengambil posisi yang jelas.

“Kita akan mengambil posisi dan sikap yang tegas sesuai dengan ketentuan aturan dan hukum yang berlaku dengan posisi yang benar,” tegasnya.

Baca Juga:  Muklas Adam, S.PI Desak Satgas PKH Selidiki Dugaan Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan di Desa Wayaloar Obi, Soroti Aktivitas PT Telaga Bakti Persada

Selain masalah lahan, bupati juga menyinggung persoalan PT Poleko Yubarsons. Ia menjelaskan bahwa secara administratif, kewenangan terkait izin berada di tangan Pemerintah Provinsi dan Kementerian Kehutanan.

Meski begitu, pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap menjadi fasilitator bagi aspirasi warga.

“Kewenangan itu ada di provinsi dan kementerian kehutanan di pusat. Tapi pastinya kami pemerintah daerah akan memfasilitasi untuk sama-sama meninjau kondisi di lapangan seperti apa,” tambahnya.

Terkait laporan kerusakan lingkungan yang dikeluhkan masyarakat Pulau Obi, bupati menyatakan kesiapannya untuk mengeluarkan kebijakan jika diperlukan.

“Kalau memang dibutuhkan rekomendasi-rekomendasi pemerintah daerah terkait kawasan yang dipergunakan di sana, akan kita keluarkan untuk menindaklanjuti masalah lingkungan yang dilaporkan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Bongkar Fakta Lapangan
Lonjakan Penumpang Picu Polemik Tiket KM Satria 99 Express, Agen Kapal Ibu Titin Sampaikan Klarifikasi
Kades Soligi Tegas di DPRD: Lahan pa alimusu seluas 6,5 hektar masuk di wilaya desa soligi bukang kawasan kawasi ,
Enam Guru Honorer dan Dua Tenaga TU Diberhentikan di SMP Negeri Unggulan Saruma, Diduga Imbas Efisiensi Anggaran Pusat
Dugaan Pemotongan Gaji Sekuriti dan Tunggakan Honor Pengasuh di SMP Negeri Unggulan Saruma Disorot
Jembatan untuk Warga Sayoang: Upaya Membuka Akses dan Harapan di Halmahera Selatan
DPRD Halsel Siap Bentuk Pansus, Dugaan Penyerobotan Lahan 6,5 Hektar di Soligi Menguat, PT Harita Group dan Sejumlah Pihak Disorot
Nama Muhammad Nasir Tercantum di Dokumen UKL-UPL Tambang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Selatan Disorot: Muncul Dugaan Ketidaksesuaian Prosedur
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 10:27 WIB

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Bongkar Fakta Lapangan

Sabtu, 4 April 2026 - 08:26 WIB

Lonjakan Penumpang Picu Polemik Tiket KM Satria 99 Express, Agen Kapal Ibu Titin Sampaikan Klarifikasi

Jumat, 3 April 2026 - 15:01 WIB

Kades Soligi Tegas di DPRD: Lahan pa alimusu seluas 6,5 hektar masuk di wilaya desa soligi bukang kawasan kawasi ,

Jumat, 3 April 2026 - 03:11 WIB

Enam Guru Honorer dan Dua Tenaga TU Diberhentikan di SMP Negeri Unggulan Saruma, Diduga Imbas Efisiensi Anggaran Pusat

Jumat, 3 April 2026 - 02:50 WIB

Dugaan Pemotongan Gaji Sekuriti dan Tunggakan Honor Pengasuh di SMP Negeri Unggulan Saruma Disorot

Berita Terbaru