Jembatan untuk Warga Sayoang: Upaya Membuka Akses dan Harapan di Halmahera Selatan

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN, – Harapan warga Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, untuk memiliki akses penyeberangan yang lebih aman mulai terwujud. TNI melalui Kodim 1509/Labuha memulai pembangunan Jembatan Garuda yang akan menghubungkan Desa Sayoang dengan Desa Yaba.

Pembangunan jembatan tersebut ditandai dengan kegiatan groundbreaking pada Rabu (1/4/2026), yang dihadiri oleh unsur TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Selama ini, warga harus melintasi sungai dengan kondisi yang tidak menentu. Pada musim hujan, debit air dapat meningkat hingga sekitar dua meter, sehingga menyulitkan bahkan membahayakan aktivitas penyeberangan, terutama bagi petani yang setiap hari membawa hasil kebun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan ini diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan akses masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga,” demikian disampaikan dalam sambutan Pangdam XV/Pattimura yang dibacakan dalam kegiatan tersebut.

Jembatan Garuda dirancang dengan bentangan sekitar 10 meter dan melintasi sungai selebar kurang lebih 8 meter. Infrastruktur ini diproyeksikan akan dimanfaatkan oleh sekitar 677 kepala keluarga, termasuk sekitar 350 petani yang bergantung pada jalur tersebut.

Bagi warga, kehadiran jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan dasar akan akses yang aman dan layak. Selama ini, aktivitas menuju kebun, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas antar desa kerap terhambat oleh kondisi alam.

Baca Juga:  Wali Kota Ternate Dijadwalkan Hadiri Pelantikan dan Dialog Publik KB-PII Halmahera Selatan

Pembangunan jembatan melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum, serta partisipasi masyarakat setempat. Sejumlah personel TNI bersama tenaga teknis dan warga bergotong royong dalam proses pembangunan.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, sekaligus imbauan kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kegiatan groundbreaking turut dihadiri oleh Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Syamsul, S.I.P., Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, S.E., Camat Bacan Timur, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Sayoang.

Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mulai dari pembukaan, doa, sambutan, pelaksanaan peletakan batu pertama, hingga penutup.

Ke depan, Jembatan Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat di Halmahera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Bongkar Fakta Lapangan
Lonjakan Penumpang Picu Polemik Tiket KM Satria 99 Express, Agen Kapal Ibu Titin Sampaikan Klarifikasi
Kades Soligi Tegas di DPRD: Lahan pa alimusu seluas 6,5 hektar masuk di wilaya desa soligi bukang kawasan kawasi ,
Enam Guru Honorer dan Dua Tenaga TU Diberhentikan di SMP Negeri Unggulan Saruma, Diduga Imbas Efisiensi Anggaran Pusat
Dugaan Pemotongan Gaji Sekuriti dan Tunggakan Honor Pengasuh di SMP Negeri Unggulan Saruma Disorot
DPRD Halsel Siap Bentuk Pansus, Dugaan Penyerobotan Lahan 6,5 Hektar di Soligi Menguat, PT Harita Group dan Sejumlah Pihak Disorot
Nama Muhammad Nasir Tercantum di Dokumen UKL-UPL Tambang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Selatan Disorot: Muncul Dugaan Ketidaksesuaian Prosedur
Muhammad Nasir Alias Acil Diduga Terseret Isu Galian C Ilegal, APH Didesak Usut Tuntas di Halmahera Selatan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 10:27 WIB

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Bongkar Fakta Lapangan

Sabtu, 4 April 2026 - 08:26 WIB

Lonjakan Penumpang Picu Polemik Tiket KM Satria 99 Express, Agen Kapal Ibu Titin Sampaikan Klarifikasi

Jumat, 3 April 2026 - 15:01 WIB

Kades Soligi Tegas di DPRD: Lahan pa alimusu seluas 6,5 hektar masuk di wilaya desa soligi bukang kawasan kawasi ,

Jumat, 3 April 2026 - 03:11 WIB

Enam Guru Honorer dan Dua Tenaga TU Diberhentikan di SMP Negeri Unggulan Saruma, Diduga Imbas Efisiensi Anggaran Pusat

Jumat, 3 April 2026 - 02:50 WIB

Dugaan Pemotongan Gaji Sekuriti dan Tunggakan Honor Pengasuh di SMP Negeri Unggulan Saruma Disorot

Berita Terbaru