Halmahera Selatan – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Halmahera Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor sebagai langkah strategis mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Rapat yang berlangsung di Aula Polres Halmahera Selatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Halmahera Selatan, Kompol Iksan Prananto, S.I.K., M.H. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala UPP Kelas II Babang, Idham A. Basir, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan, unsur Polairud, Basarnas, agen kapal penumpang, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Rakor lintas sektor ini menjadi forum penting dalam menyatukan persepsi dan langkah antarinstansi, khususnya dalam menjamin keamanan, keselamatan, dan kelancaran transportasi laut yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan Halmahera Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Kompol Iksan Prananto menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari sisi pengamanan, pelayanan publik, maupun mitigasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan.
Ia menekankan bahwa koordinasi yang solid antarinstansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan. Seluruh pihak diminta untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan kewaspadaan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama masa angkutan Lebaran.
Dalam pembahasan rapat, sejumlah agenda strategis menjadi fokus utama. Di antaranya pelaksanaan pemeriksaan kelaiklautan kapal (ramp check) terhadap armada kapal penumpang yang akan beroperasi selama periode Lebaran, serta pemeriksaan kelengkapan dokumen keselamatan pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengawasan terhadap manifest penumpang juga menjadi perhatian serius guna mencegah terjadinya kelebihan muatan (over capacity) yang berpotensi membahayakan keselamatan. Selain itu, kesiapsiagaan personel serta sarana dan prasarana keselamatan, baik di pelabuhan maupun di atas kapal, turut menjadi prioritas dalam rangka mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang.
Kepala UPP Kelas II Babang menyampaikan komitmennya untuk memastikan seluruh kapal yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan dan kelaiklautan. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan penumpang tidak dapat ditawar dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai bentuk kesiapan operasional, rapat juga menyepakati pembentukan Posko Terpadu Operasi Ketupat 2026 di kawasan Pelabuhan Babang. Posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi pengamanan dan pelayanan terpadu selama arus mudik dan arus balik berlangsung.
Melalui rapat koordinasi lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya pada sektor transportasi laut, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antarinstansi menjadi fondasi utama dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.









