Heboh! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Laut Desa Kawasi, Polisi dan Pihak Perusahaan Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAWASI, OBI – Warga Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan laut sekitar Desa Kawasi, Rabu (17/6/2026). Penemuan jasad tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat dan memicu keramaian di sekitar lokasi kejadian.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga dan nelayan setempat yang sedang beraktivitas di sekitar perairan Desa Kawasi. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan mengapung di laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti.

Menerima laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan pengamanan, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta proses evakuasi jenazah dari laut ke daratan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

 

Penanganan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Halmahera Selatan AKP Sardi Duwila yang turun ke lokasi bersama Kasat Samapta Polres Halmahera Selatan AKP Sunadi Sugiono dan Kapolsek Obi IPDA Daffa Raissa Putra. Sejumlah personel Polres Halsel dan Polsek Obi turut diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi.

 

Selain aparat kepolisian, pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Kawasi juga ikut membantu proses evakuasi dan pengamanan di lapangan. Kerja sama berbagai pihak tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan aman, cepat, dan sesuai prosedur.

 

Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui. Polisi belum menemukan dokumen atau tanda pengenal yang dapat mengungkap identitas mayat tersebut. Jenazah telah diamankan untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kabag Ops Polres Halmahera Selatan AKP Sardi Duwila menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait identitas korban maupun penyebab kematiannya. Polisi belum dapat menyimpulkan apakah terdapat unsur tindak pidana atau faktor lain yang menyebabkan korban meninggal dunia.

 

“Jenazah telah berhasil dievakuasi dan diamankan untuk proses identifikasi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui identitas korban serta penyebab kematiannya,” ujarnya.

 

Penemuan mayat yang mengapung di laut tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Selain mengungkap identitas korban, polisi juga berupaya menelusuri kemungkinan asal-usul korban, termasuk apakah korban merupakan warga setempat atau berasal dari wilayah lain.

 

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait ciri-ciri korban agar segera melapor ke Polsek Obi maupun Polres Halmahera Selatan untuk membantu proses identifikasi.

 

Kasus penemuan mayat misterius di perairan Desa Kawasi ini kini ditangani secara intensif oleh Polres Halmahera Selatan bersama Polsek Obi. Aparat memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan guna mengungkap identitas korban serta fakta yang sebenarnya di balik peristiwa tersebut.

 

Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan masih terus berlangsung dan pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kematian korban yang ditemukan mengapung di laut Desa Kawasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Halsel Minta BPH Migas Tambah Kuota Minyak Tanah Subsidi untuk Kepulauan Obi
Sudah Dipasang Police Line, Lobang Diduga Milik Hi. Safrudin Kembali Beroperasi, Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Bertindak
Tambang Diduga Tanpa WPR dan IPR Masih Beroperasi di Anggai, Polda Malut dan Polres Halsel Diminta Beri Efek Jera
Diduga Ada Pelanggaran Pemasangan Listrik di Area Tambang Anggai, Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Segera Periksa Kepala PLN Laiwui
Pasokan Pertalite Terbatas, Warga Desa Baru Desak Pemerintah Tambah Kuota BBM
Obi Barat Cup Resmi Bergulir, Wasit Fandi Junaib Pimpin Pertandingan
Turnamen Obi Barat Cup Baru 15 Menit Dimulai, Kebakaran Hebohkan Desa Jikohay
Camat Obi Barat Resmi Buka Turnamen Obi Barat Cup, Jadi Ajang Silaturahmi dan Seleksi Pemain Menuju Bupati Cup
Berita ini 281 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 03:44 WIB

Pemerintah Kabupaten Halsel Minta BPH Migas Tambah Kuota Minyak Tanah Subsidi untuk Kepulauan Obi

Minggu, 13 September 2026 - 06:54 WIB

Sudah Dipasang Police Line, Lobang Diduga Milik Hi. Safrudin Kembali Beroperasi, Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Bertindak

Minggu, 13 September 2026 - 06:30 WIB

Tambang Diduga Tanpa WPR dan IPR Masih Beroperasi di Anggai, Polda Malut dan Polres Halsel Diminta Beri Efek Jera

Minggu, 13 September 2026 - 02:50 WIB

Diduga Ada Pelanggaran Pemasangan Listrik di Area Tambang Anggai, Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Segera Periksa Kepala PLN Laiwui

Sabtu, 12 September 2026 - 14:02 WIB

Pasokan Pertalite Terbatas, Warga Desa Baru Desak Pemerintah Tambah Kuota BBM

Berita Terbaru