Dugaan Pemotongan Gaji Sekuriti dan Tunggakan Honor Pengasuh di SMP Negeri Unggulan Saruma Disorot

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 02:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Dugaan pemotongan gaji tenaga sekuriti serta keterlambatan pembayaran honor pengasuh di SMP Negeri Unggulan Saruma menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat setelah beredarnya informasi di kalangan internal sekolah dan masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, gaji tenaga sekuriti yang sebelumnya sebesar Rp2 juta diduga dipotong sebesar Rp500 ribu, sehingga yang diterima hanya Rp1,5 juta. Pemotongan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan pergantian bendahara di lingkungan sekolah.

Namun demikian, alasan tersebut memunculkan pertanyaan. Pergantian pejabat pengelola keuangan seharusnya tidak memengaruhi hak normatif tenaga kerja yang telah ditetapkan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kami terima sekarang berkurang, alasannya karena ada bendahara baru,” ujar salah satu sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Selain itu, persoalan lain yang turut mencuat adalah keterlambatan pembayaran honor pengasuh. Sejumlah pengasuh dilaporkan belum menerima gaji selama dua bulan terakhir.

Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan tenaga pendukung pendidikan yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas belajar-mengajar di sekolah.

Sejumlah pihak mendesak agar manajemen sekolah segera memberikan klarifikasi secara terbuka. Transparansi dalam pengelolaan keuangan dinilai penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.

Pengamat pendidikan menilai, dugaan pemotongan gaji tanpa dasar yang jelas berpotensi melanggar prinsip perlindungan tenaga kerja. Begitu pula dengan keterlambatan pembayaran honor yang seharusnya menjadi kewajiban untuk dipenuhi tepat waktu.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak sekolah, termasuk kepala sekolah SMP Negeri Unggulan Saruma, belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan langsung terkait dugaan yang beredar.

Sebagai bagian dari prinsip jurnalistik, media ini membuka ruang hak jawab kepada pihak sekolah untuk memberikan klarifikasi secara proporsional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri
Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata
Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa hingga Setahun, Kinerja Kades Gambaru Disorot, DPMD Halsel Didesak Segera Turun Tangan
Dugaan Dampak Lingkungan Meluas, Sekdes Fluk Soroti Kondisi Kali Doko, Kali Papaceda, dan Kali Nike, Desak Pemerintah Evaluasi Menyeluruh AMDAL PT GTS
Kali Papaceda dan Kali Doko Diduga Tercemar, Warga Gambaru Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Gane Tambang Sentosa
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:51 WIB

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WIB

Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Berita Terbaru