HALMAHERA SELATAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di Desa Amasing Kota Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, terbukti memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung aktivitas belajar siswa di sekolah.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh pihak SD Negeri 70 yang merasakan langsung manfaat kehadiran dapur gizi MBG. Kepala sekolah bersama dewan guru menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pengelola program.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pengelola MBG di dapur Amasing Kota Barat,” ujar Kepala SD Negeri 70 dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ucapan ini dilatarbelakangi oleh kondisi yang sebelumnya kerap terjadi di sekolah, di mana banyak siswa meninggalkan lingkungan sekolah saat jam istirahat untuk pulang makan. Tidak sedikit dari mereka yang terlambat kembali, bahkan ada yang tidak kembali ke sekolah karena tidak menemukan makanan di rumah.
“Sering kali siswa pulang saat istirahat untuk makan, namun kembali hampir saat pelajaran usai. Bahkan ada yang tidak kembali karena tidak ada makanan atau tidak bertemu orang tua di rumah,” ungkapnya.
Kehadiran dapur MBG dinilai menjadi solusi efektif atas persoalan tersebut. Siswa kini dapat menikmati makanan bergizi langsung di sekolah tanpa harus pulang, sehingga waktu belajar menjadi lebih optimal.
Pihak sekolah pun menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi para pengelola program.
“Semoga jerih payah Bapak dan Ibu pengelola MBG dibalas dengan kebaikan dan pahala berlipat ganda,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Dapur MBG Desa Amasing Kota Barat, Aslam M. Nur, S.IP., M.I.P, menyambut baik apresiasi dari pihak sekolah. Ia menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memiliki visi lebih luas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“MBG Amasing Kota Barat tidak hanya soal gizi, tetapi juga kesejahteraan masyarakat. Ke depan, kami juga menyiapkan program sosial seperti santunan anak yatim, bantuan untuk fakir miskin, hingga membuka peluang kerja bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” jelas Aslam.
Ia mengaku sangat tersentuh atas apresiasi yang diberikan oleh para guru, yang menurutnya menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus meningkatkan pelayanan.
“Ini adalah penghargaan terbesar bagi kami. Bukti bahwa program ini benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan, terutama membantu siswa agar tetap fokus belajar,” ujarnya.
Aslam juga menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga kualitas makanan, kebersihan, serta ketepatan waktu distribusi agar sesuai dengan jadwal belajar siswa.
“Kami ingin memastikan siswa bisa makan sehat tepat waktu, sehingga mereka kembali ke kelas dengan semangat dan konsentrasi yang lebih baik,” tambahnya.
Menurutnya, dukungan dan doa dari pihak sekolah menjadi energi positif bagi tim pengelola untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kami akan terus menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya, memastikan kualitas dan pelayanan tetap terjaga, agar program ini memberi manfaat jangka panjang bagi generasi penerus,” pungkasnya.









