Gangguan Jaringan Telkomsel 11 Jam Picu Kemarahan Publik, Usaha Kecil dan Penjualan Online Merugi

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Gangguan jaringan Telkomsel yang berlangsung hingga sekitar 11 jam memantik kemarahan publik dan keluhan luas dari masyarakat. Lumpuhnya layanan komunikasi dan internet tersebut dinilai sangat merugikan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan penjualan online yang sangat bergantung pada konektivitas jaringan.

Sejak gangguan terjadi, masyarakat mengaku tidak dapat melakukan panggilan telepon, mengakses internet, maupun menjalankan transaksi digital. Aktivitas jual beli daring terhenti, komunikasi dengan pelanggan terganggu, hingga layanan pembayaran non-tunai tidak dapat digunakan secara normal.

Kondisi ini diperparah karena tidak adanya informasi atau pemberitahuan sebelumnya dari pihak Telkomsel kepada pelanggan sebelum jaringan mengalami gangguan total. Masyarakat menyebut jaringan tiba-tiba mati tanpa peringatan, sehingga banyak pelaku usaha tidak sempat melakukan antisipasi maupun pengalihan layanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada pemberitahuan sama sekali. Tiba-tiba jaringan mati, kami panik karena usaha online langsung berhenti,” ungkap salah satu pelaku UMKM terdampak.

Warga menilai sikap tersebut mencerminkan lemahnya transparansi dan komunikasi publik dari penyedia layanan telekomunikasi. Sebagai operator besar, Telkomsel dinilai seharusnya memberikan informasi lebih awal kepada pelanggan apabila akan dilakukan pemeliharaan jaringan atau jika terjadi gangguan teknis berskala luas.

Kekecewaan masyarakat semakin meningkat lantaran tidak adanya penjelasan resmi secara cepat, baik mengenai penyebab gangguan maupun estimasi waktu pemulihan jaringan. Hal ini menimbulkan spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Telkomsel serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat untuk memperoleh keterangan resmi terkait penyebab gangguan jaringan tersebut, sekaligus langkah pengawasan dan tindak lanjut dari pemerintah daerah.

Masyarakat berharap kejadian ini menjadi evaluasi serius bagi Telkomsel dan pihak terkait agar ke depan terdapat sistem peringatan dini serta komunikasi publik yang jelas, mengingat layanan telekomunikasi kini telah menjadi kebutuhan vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri
Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata
Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa hingga Setahun, Kinerja Kades Gambaru Disorot, DPMD Halsel Didesak Segera Turun Tangan
Dugaan Dampak Lingkungan Meluas, Sekdes Fluk Soroti Kondisi Kali Doko, Kali Papaceda, dan Kali Nike, Desak Pemerintah Evaluasi Menyeluruh AMDAL PT GTS
Kali Papaceda dan Kali Doko Diduga Tercemar, Warga Gambaru Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Gane Tambang Sentosa
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:51 WIB

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WIB

Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Berita Terbaru