Ketua IPTI Jawa Barat: Imlek Momentum Perkuat Inklusivitas dan Kebhinekaan

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Ketua Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Jawa Barat, Maria Novia Abigail (Via Mey Chen), menegaskan bahwa perayaan “Mozaik Imlek Nusantara” yang digelar pada 13 Februari 2026 pukul 14.30 WIB di Kota Bandung menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kebhinekaan, toleransi, dan inklusivitas di tengah masyarakat Indonesia.

Menurutnya, Imlek tidak hanya dimaknai sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai ruang refleksi untuk mempererat persaudaraan lintas suku, agama, dan latar belakang sosial.

“Perayaan Imlek Nusantara bukan sekadar tradisi, melainkan pengingat bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Perbedaan bukanlah jarak, tetapi jembatan untuk saling memahami dan memperkaya satu sama lain,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan ruang yang setara bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk individu-individu spesial. Baginya, toleransi harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui penerimaan dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.

Baca Juga:  UPP Babang dan DWP UPP Babang Sambut Bulan Suci Ramadan 1447 H / 2026 M, Ajak Tingkatkan Keimanan dan Semangat Pengabdian

“Toleransi bukan hanya wacana, melainkan keberanian untuk menerima dan menghargai setiap individu. Individu spesial bukan untuk dikasihani, tetapi untuk dirangkul, diberi ruang, dan dihormati martabatnya sebagai bagian utuh dari masyarakat,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, ia berharap semangat Imlek tidak hanya tercermin dalam simbol dan perayaan, tetapi juga dalam sikap empati serta kepedulian sosial yang terus hidup di tengah masyarakat.

“Semoga semangat Imlek tidak hanya tampak dari lampion yang bersinar, tetapi juga dari hati yang terbuka. Mari kita jaga Indonesia sebagai rumah bersama, tempat setiap budaya diterima, setiap perbedaan dihormati, dan setiap jiwa merasa berarti,” pungkasnya.

Asep Supriana N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

249 Desa “Ikat Pinggang” Jelang Ramadan, Berharap Dana Segera Dicairkan
Kasus Penganiayaan Desa Waringin 2024 Mandek, SUKARDI, S.H Selaku Kuasa Hukum Korban Pa Artur Desak Kapolda Maluku Utara Copot Kapolsek Obi
BAM Futsal League 2026 Dibuka, Ketua Pemuda BAM Suarakan Urgensi Fasilitas Olahraga Permanen
Tragedi Kematian Pekerja Tambang Disorot, BIM-Malut Desak Evaluasi Total Harita Group
SPBU Babang Tetap Beroperasi di Hari Ketiga Ramadan, Pastikan Ketersediaan BBM bagi Masyarakat
BIM MALUT Gelar Aksi dan Audiensi, Soroti Transparansi Seleksi PHD di Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia
SEKDA HALSEL DR. ABDILAH KAMARULLAH IMBAU RUMAH MAKAN TUTUP SEMENTARA DI SIANG HARI SELAMA RAMADAN 1447 H/2026 M
KM Intim Teratai Kandas di Perairan Makian, 34 Personel Diterjunkan Evakuasi Penumpang ke Ternate
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:15 WIB

249 Desa “Ikat Pinggang” Jelang Ramadan, Berharap Dana Segera Dicairkan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:11 WIB

Kasus Penganiayaan Desa Waringin 2024 Mandek, SUKARDI, S.H Selaku Kuasa Hukum Korban Pa Artur Desak Kapolda Maluku Utara Copot Kapolsek Obi

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:43 WIB

BAM Futsal League 2026 Dibuka, Ketua Pemuda BAM Suarakan Urgensi Fasilitas Olahraga Permanen

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:27 WIB

Tragedi Kematian Pekerja Tambang Disorot, BIM-Malut Desak Evaluasi Total Harita Group

Sabtu, 21 Februari 2026 - 02:41 WIB

SPBU Babang Tetap Beroperasi di Hari Ketiga Ramadan, Pastikan Ketersediaan BBM bagi Masyarakat

Berita Terbaru