Hati-Hati! Modus Penipuan Catut Nama Sekda Halsel Dr. Abdilah Kamarullah, Hubungi Kades dan Kepsek Tabangame untuk Menghadap Bupati

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan kembali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat daerah. Kali ini, nama Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Selatan, Dr. Abdilah Kamarullah, diduga dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa oknum tersebut mencoba menghubungi Kepala Desa Tabangame dan Kepala Sekolah Tabangame dengan dalih menyampaikan pesan atau arahan agar segera menghadap Bupati Halmahera Selatan. Komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon maupun pesan singkat dengan gaya bahasa yang meyakinkan, seolah-olah berasal dari pejabat resmi pemerintah daerah.

Modus seperti ini dinilai sangat berbahaya karena memanfaatkan nama dan jabatan pejabat publik untuk mendapatkan kepercayaan korban. Tidak menutup kemungkinan, setelah komunikasi terjalin, pelaku akan mengarahkan pada permintaan tertentu, baik berupa data pribadi, dokumen penting, maupun sejumlah uang dengan berbagai alasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menegaskan bahwa setiap agenda resmi yang melibatkan kepala desa, kepala sekolah, maupun unsur pemerintahan lainnya selalu disampaikan melalui mekanisme administrasi yang sah, seperti surat resmi yang ditandatangani dan berstempel instansi. Undangan resmi tidak disampaikan melalui nomor pribadi yang tidak dikenal tanpa konfirmasi administratif.

Baca Juga:  Diduga Jual Fasilitas Negara, Kepala Puskesmas Obi Selatan Andres Odu Disorot, Bupati Halsel Diminta Bertindak Tegas

Masyarakat, khususnya para perangkat desa dan pihak sekolah, diminta untuk tidak mudah percaya apabila menerima telepon atau pesan yang mengatasnamakan Sekda maupun Bupati. Langkah yang perlu dilakukan adalah segera melakukan konfirmasi langsung ke kantor Sekretariat Daerah atau bagian protokol Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Fenomena pencatutan nama pejabat dalam aksi penipuan bukanlah hal baru. Pelaku biasanya memanfaatkan situasi mendesak atau mengatasnamakan perintah pimpinan daerah agar korban merasa tertekan dan segera menuruti permintaan tanpa berpikir panjang. Oleh karena itu, kewaspadaan dan verifikasi menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kerugian.

Aparat penegak hukum juga diharapkan dapat menelusuri dan menindak tegas pelaku apabila laporan resmi telah disampaikan. Tindakan hukum diperlukan agar tidak semakin banyak pihak yang dirugikan akibat modus serupa.

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi seluruh masyarakat Halmahera Selatan agar tidak mudah terpengaruh oleh komunikasi yang mencurigakan. Pemerintah daerah pun mengimbau agar setiap informasi yang mengatasnamakan pejabat publik selalu diverifikasi melalui jalur resmi.

Masyarakat yang mengalami atau mengetahui adanya percobaan penipuan dengan modus serupa diminta segera melapor ke pihak kepolisian terdekat agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disorot Dishub Halsel, PT Ajul Safikram Lines Buka Suara: KM Venecian Tak Langgar Izin Trayek, Justru Layani Kebutuhan Mendesak Masyarakat Obi
Ditekan di Kantor Pusat, BIM Malut Desak Pimpinan PT GMM Segera Copot Humas Mahdi M. Nur: Dugaan Permainan Terselubung Beasiswa Kian Terbuka
MBG Amasing Kota Barat Bantu Siswa Tetap Fokus Belajar, SDN 70 Halsel Sampaikan Apresiasi
Audiensi Jadi Titik Tekan: BIM Malut Gugat Akurasi Data 40 Mahasiswa Penerima Beasiswa
Dr. Abdillah Kamarullah Resmi Dilantik sebagai Sekda Definitif, Bupati Tekankan Peran Strategis dalam Kendalikan 9 Ribu ASN
GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi
DPC GPM Halmahera Selatan mendesak Polda Malut buka kembali kasus DBH Kawasi.
Warga Desa Babang Keluhkan Kondisi Sungai, Banjir Saat Hujan Rusak Kebun Warga
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Disorot Dishub Halsel, PT Ajul Safikram Lines Buka Suara: KM Venecian Tak Langgar Izin Trayek, Justru Layani Kebutuhan Mendesak Masyarakat Obi

Minggu, 12 April 2026 - 01:13 WIB

Ditekan di Kantor Pusat, BIM Malut Desak Pimpinan PT GMM Segera Copot Humas Mahdi M. Nur: Dugaan Permainan Terselubung Beasiswa Kian Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:22 WIB

MBG Amasing Kota Barat Bantu Siswa Tetap Fokus Belajar, SDN 70 Halsel Sampaikan Apresiasi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:50 WIB

Audiensi Jadi Titik Tekan: BIM Malut Gugat Akurasi Data 40 Mahasiswa Penerima Beasiswa

Jumat, 10 April 2026 - 03:22 WIB

GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi

Berita Terbaru