Diduga Jual Fasilitas Negara, Kepala Puskesmas Obi Selatan Andres Odu Disorot, Bupati Halsel Diminta Bertindak Tegas

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Dugaan penjualan fasilitas negara kembali mencuat di sektor pelayanan kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan. Kepala Puskesmas Obi Selatan, Andres Odu, menjadi sorotan publik setelah beredar informasi bahwa mobil bantuan Pemerintah Provinsi Maluku Utara jenis Kijang beserta papan tenaga surya diduga telah dijual.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber, fasilitas negara tersebut diduga dijual dengan nilai sekitar Rp4 juta. Padahal, mobil operasional dan papan tenaga surya itu merupakan aset negara yang diperuntukkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Desa Wayaloar, Kecamatan Obi Selatan.

Dugaan tersebut memicu keresahan dan kemarahan warga. Masyarakat menilai penjualan fasilitas negara, jika benar terjadi, merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan dan pengabaian terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan yang masih minim sarana pendukung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fasilitas itu bukan milik pribadi. Itu bantuan negara untuk masyarakat. Kalau dijual, berarti hak masyarakat dirampas,” ungkap salah satu warga dengan nada tegas.

Mobil dan papan tenaga surya tersebut diketahui berasal dari bantuan pemerintah provinsi dan statusnya masih melekat sebagai barang milik negara. Dugaan penjualan tanpa mekanisme resmi dinilai berpotensi menimbulkan kerugian negara serta melanggar aturan pengelolaan aset pemerintah.

Atas dugaan serius ini, masyarakat mendesak Bupati Halmahera Selatan agar segera bertindak tegas dengan melakukan evaluasi terhadap Kepala Puskesmas Obi Selatan, Andres Odu, serta memerintahkan Inspektorat dan instansi terkait untuk menelusuri dan mengusut dugaan penjualan fasilitas negara tersebut.

Sementara itu, Media RETORIKAAKTUAL.COM telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Obi Selatan di Desa Wayaloar, Andres Odu, namun hingga berita ini diterbitkan yang bersangkutan tidak memberikan keterangan.

Publik kini menunggu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam menjaga integritas pelayanan kesehatan serta memastikan aset negara tidak disalahgunakan oleh pejabat yang diberi amanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Halsel Minta BPH Migas Tambah Kuota Minyak Tanah Subsidi untuk Kepulauan Obi
Sudah Dipasang Police Line, Lobang Diduga Milik Hi. Safrudin Kembali Beroperasi, Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Bertindak
Tambang Diduga Tanpa WPR dan IPR Masih Beroperasi di Anggai, Polda Malut dan Polres Halsel Diminta Beri Efek Jera
Diduga Ada Pelanggaran Pemasangan Listrik di Area Tambang Anggai, Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Segera Periksa Kepala PLN Laiwui
Pasokan Pertalite Terbatas, Warga Desa Baru Desak Pemerintah Tambah Kuota BBM
Obi Barat Cup Resmi Bergulir, Wasit Fandi Junaib Pimpin Pertandingan
Turnamen Obi Barat Cup Baru 15 Menit Dimulai, Kebakaran Hebohkan Desa Jikohay
Camat Obi Barat Resmi Buka Turnamen Obi Barat Cup, Jadi Ajang Silaturahmi dan Seleksi Pemain Menuju Bupati Cup
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 03:44 WIB

Pemerintah Kabupaten Halsel Minta BPH Migas Tambah Kuota Minyak Tanah Subsidi untuk Kepulauan Obi

Minggu, 13 September 2026 - 06:54 WIB

Sudah Dipasang Police Line, Lobang Diduga Milik Hi. Safrudin Kembali Beroperasi, Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Bertindak

Minggu, 13 September 2026 - 06:30 WIB

Tambang Diduga Tanpa WPR dan IPR Masih Beroperasi di Anggai, Polda Malut dan Polres Halsel Diminta Beri Efek Jera

Minggu, 13 September 2026 - 02:50 WIB

Diduga Ada Pelanggaran Pemasangan Listrik di Area Tambang Anggai, Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Segera Periksa Kepala PLN Laiwui

Sabtu, 12 September 2026 - 14:02 WIB

Pasokan Pertalite Terbatas, Warga Desa Baru Desak Pemerintah Tambah Kuota BBM

Berita Terbaru