Dugaan Oknum Camat di Kepulauan Obi Terlibat Judi Sabung Ayam Dinilai Merusak Citra Pemerintahan

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan – Dugaan keterlibatan seorang oknum camat di wilayah Kepulauan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, dalam aktivitas judi sabung ayam menjadi sorotan masyarakat. Informasi yang beredar menyebutkan pejabat tersebut diduga kerap terlihat di lokasi arena sabung ayam yang berlangsung di wilayah Obi.

Isu tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat karena dinilai dapat merusak citra pemerintahan, khususnya di tingkat kecamatan. Sebagai pejabat publik, seorang camat diharapkan dapat memberikan contoh yang baik serta menjaga wibawa pemerintahan di mata masyarakat.

Sejumlah warga menilai, apabila dugaan tersebut benar adanya, maka hal itu sangat disayangkan. Pasalnya, praktik perjudian merupakan aktivitas yang melanggar hukum dan bertentangan dengan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh aparat pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau benar ada pejabat yang terlibat atau sering berada di arena judi sabung ayam, tentu sangat memprihatinkan. Hal seperti ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga juga berharap aparat penegak hukum dapat menelusuri kebenaran informasi yang beredar tersebut. Mereka meminta agar setiap dugaan pelanggaran hukum dapat ditindak secara tegas tanpa pandang bulu.
Selain itu, masyarakat juga mendesak adanya klarifikasi dari pihak terkait guna meluruskan informasi yang berkembang di tengah publik. Hal ini dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi yang semakin luas.

Sebagaimana diketahui, praktik perjudian termasuk sabung ayam merupakan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara hingga 10 tahun bagi para pelakunya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kecamatan maupun aparat terkait mengenai dugaan tersebut. Namun masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah tegas guna menjaga marwah dan citra pemerintahan di mata publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri
Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata
Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa hingga Setahun, Kinerja Kades Gambaru Disorot, DPMD Halsel Didesak Segera Turun Tangan
Dugaan Dampak Lingkungan Meluas, Sekdes Fluk Soroti Kondisi Kali Doko, Kali Papaceda, dan Kali Nike, Desak Pemerintah Evaluasi Menyeluruh AMDAL PT GTS
Kali Papaceda dan Kali Doko Diduga Tercemar, Warga Gambaru Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Gane Tambang Sentosa
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:51 WIB

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WIB

Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Berita Terbaru