Gempa Dangkal Magnitudo 2,8 Guncang Timur Labuha, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Wilayah timur Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, diguncang gempa bumi pada Senin malam (16/02/2026) sekitar pukul 22.47 WIB. Gempa tersebut tercatat memiliki magnitudo 2,8 dan berada pada kedalaman yang sangat dangkal.

Berdasarkan rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada koordinat 0.65 Lintang Selatan dan 127.55 Bujur Timur, atau sekitar 6 kilometer sebelah timur Labuha.

BMKG menjelaskan bahwa gempa berada pada kedalaman 1 kilometer. Kedalaman ini tergolong sangat dangkal, sehingga meskipun magnitudonya kecil, getaran berpotensi dirasakan oleh warga yang berada di sekitar pusat gempa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga di sekitar Labuha mengaku merasakan getaran ringan yang berlangsung singkat. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Gempa dengan magnitudo 2,8 dikategorikan sebagai gempa kecil dan secara umum tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena wilayah Maluku Utara dikenal sebagai daerah yang berada di kawasan cincin api (Ring of Fire) yang memiliki aktivitas seismik cukup tinggi.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya atau berita yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi resmi. Informasi valid dan terbaru hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG.

Pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Selatan bersama instansi terkait diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap situasi pascagempa guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Aparat desa dan kecamatan juga diminta proaktif memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu siap menghadapi potensi bencana alam. Warga diimbau memastikan bangunan tempat tinggal dalam kondisi layak dan tahan gempa, serta memahami langkah-langkah keselamatan saat terjadi gempa, seperti berlindung di bawah meja yang kokoh, menjauhi kaca, dan segera menuju tempat terbuka setelah getaran berhenti.

Dengan kondisi yang relatif aman dan tidak adanya laporan dampak serius, situasi di Labuha hingga tengah malam dilaporkan tetap kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal, dan pihak berwenang terus memantau perkembangan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri
Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata
Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa hingga Setahun, Kinerja Kades Gambaru Disorot, DPMD Halsel Didesak Segera Turun Tangan
Dugaan Dampak Lingkungan Meluas, Sekdes Fluk Soroti Kondisi Kali Doko, Kali Papaceda, dan Kali Nike, Desak Pemerintah Evaluasi Menyeluruh AMDAL PT GTS
Kali Papaceda dan Kali Doko Diduga Tercemar, Warga Gambaru Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Gane Tambang Sentosa
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:51 WIB

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WIB

Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Berita Terbaru