Labuha — Gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Kamis (8/1/2026) malam. Gempa terjadi sekitar pukul 21.57 WIB dan dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 0,60° Lintang Selatan dan 127,63° Bujur Timur, atau sekitar 16 kilometer arah timur Labuha. Gempa ini tergolong dangkal dengan kedalaman hiposenter sekitar 3 kilometer.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, S.Si., M.T, dalam keterangan resminya.
BMKG melaporkan guncangan gempa dirasakan di wilayah Halmahera Selatan dengan intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan menyerupai sensasi truk yang sedang melintas.
Hingga Kamis malam pukul 22.07 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat telah terjadi lima kali gempa susulan (aftershock). Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi yang dikeluarkan BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi.
“Pastikan hanya mengakses informasi gempa dari sumber resmi BMKG,” tegas Tony Agus Wijaya.
Informasi resmi BMKG dapat diperoleh melalui media sosial @infoBMKG, situs web www.bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi mobile InfoBMKG dan WRS-BMKG.
Jika Anda ingin versi lebih singkat, lebih keras, atau format rilis media/online portal, tinggal bilang—saya rapikan sesuai kebutuhan media Anda.









