HALMAHERA SELATAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Selatan menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawalan ekstra terhadap proyek strategis pembangunan Jalan Lingkar Bacan Barat.
Langkah ini diambil setelah pihak GPM melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan, terkait perkembangan terbaru proyek tersebut.
Konfirmasi dilakukan melalui komunikasi WhatsApp pada Sabtu (11/4/2026). Dalam keterangannya, Kepala Dinas PUPR Halsel, Idham A. Pora, menyampaikan bahwa proses administrasi proyek saat ini tengah berproses di tingkat pimpinan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Waalaikum salam. Untuk disposisi dari Bapak Bupati kemarin sudah selesai dan berlanjut ke Pak Sekda. Insya Allah hari Senin sudah ada informasi lanjutan dari Pak Sekda terkait dana pembayaran dari Bidang Aset,” ungkap Idham.
Menanggapi hal tersebut, GPM Halsel mengapresiasi keterbukaan informasi dari Dinas PUPR. Namun, mereka menegaskan bahwa sikap pengawalan yang dilakukan bukan sekadar bentuk dukungan, melainkan langkah konkret untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
Ketua DPC GPM Halsel, Harmain Rusli, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proyek ini hingga benar-benar terealisasi di lapangan.
“Kami berkomitmen penuh melakukan pengawalan ekstra. Setelah konfirmasi langsung dengan Kepala Dinas PUPR, kami semakin yakin untuk terus mengawal agar rencana ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar terealisasi,” tegas Harmain.
Ia menilai, pembangunan Jalan Lingkar Bacan Barat merupakan proyek vital yang memiliki dampak besar terhadap konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, tanpa pengawasan yang ketat, proyek strategis berpotensi mengalami hambatan, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaan di lapangan.
“Kami tidak ingin ada kendala yang menghambat, apalagi sampai merugikan masyarakat. Proyek ini harus tepat waktu, tepat mutu, dan benar-benar memberi manfaat. Ini bukan sekadar pembangunan jalan, tetapi investasi jangka panjang bagi masyarakat Bacan Barat,” ujarnya.
GPM Halsel juga memastikan akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta memantau perkembangan proyek secara berkala.
Mereka berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat sipil agar pembangunan infrastruktur di Halmahera Selatan dapat berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Pengawalan ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai bagian dari masyarakat. Kami ingin memastikan pembangunan ini sukses dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Harmain.







