Istri Kades Saketa Dilaporkan ke POLRES Halsel, Dugaan Pencemaran Nama Baik Gegerkan Grup WhatsApp

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bacan, Halmahera Selatan Retorika aktual. Com— Kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial kembali mencuat di Kabupaten Halmahera Selatan. Kali ini, istri Kepala Desa Saketa resmi dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan oleh seorang warga yang merasa dirugikan atas pernyataan di grup WhatsApp keluarga.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPL) Nomor: STPL/25/I/2026/SPKT, tertanggal 9 Januari 2026, dan diterima langsung oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Halmahera Selatan.

 

Pelapor, M. Rizal Rizky Ramli, seorang mahasiswa asal Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, melaporkan perkara ini atas kuasa ibunya, Fatima M. Nasir. Ia menilai pernyataan yang disampaikan terlapor berinisial F, yang diketahui merupakan istri Kepala Desa Saketa, telah mencemarkan nama baik keluarganya.

Dugaan pencemaran nama baik itu diketahui setelah pelapor dan ibunya melihat langsung isi percakapan serta tangkapan layar yang beredar di grup WhatsApp keluarga. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 1 Januari 2026 di wilayah Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan.

 

Merasa dirugikan secara moral dan sosial, pihak pelapor akhirnya menempuh jalur hukum dengan mendatangi Polres Halmahera Selatan agar persoalan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Halmahera Selatan menyatakan telah menerima laporan tersebut dan akan menindaklanjuti sesuai mekanisme serta prosedur hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri
Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata
Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa hingga Setahun, Kinerja Kades Gambaru Disorot, DPMD Halsel Didesak Segera Turun Tangan
Dugaan Dampak Lingkungan Meluas, Sekdes Fluk Soroti Kondisi Kali Doko, Kali Papaceda, dan Kali Nike, Desak Pemerintah Evaluasi Menyeluruh AMDAL PT GTS
Kali Papaceda dan Kali Doko Diduga Tercemar, Warga Gambaru Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Gane Tambang Sentosa
Berita ini 450 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:51 WIB

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WIB

Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Berita Terbaru