Kemacetan Pasar Jadi Rutinitas Akhir Pekan, Dishub Dinilai Tutup Mata

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 31;

i

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 31;

HALMAHERA SELATAN – Kemacetan parah di area pasar setiap Sabtu dan Minggu kini bukan lagi kejadian insidental, melainkan rutinitas yang terus dibiarkan. Arus keluar-masuk kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak terkendali membuat aktivitas pasar lumpuh dan memicu keresahan warga, khususnya para pedagang.

Warga menilai Dinas Perhubungan (Dishub) gagal menjalankan fungsi pengaturan lalu lintas dan parkir. Pasalnya, kendaraan roda empat masih bebas keluar-masuk area pasar, padahal kondisi tersebut menjadi penyebab utama kemacetan.

“Sudah jelas mobil seharusnya parkir di luar. Kalau dibiarkan masuk, pasar pasti macet. Ini bukan baru terjadi sekarang, tapi setiap minggu,” tegas salah satu perwakilan pedagang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, di tengah kemacetan yang semakin parah, penarikan karcis parkir tetap berjalan, namun tanpa diimbangi pengaturan lalu lintas yang tegas. Warga mempertanyakan ke mana peran Dishub, sementara dampak kemacetan harus ditanggung masyarakat.

Lebih memprihatinkan, Ketua Pasar mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mencoba mengonfirmasi persoalan ini kepada Kepala Dinas Perhubungan, Ramli Manui, namun tidak mendapat respons.

“Kami sudah sampaikan langsung ke kepala dinas, tapi tidak ada tanggapan. Seolah-olah persoalan ini tidak penting,” ujar Ketua Pasar saat diwawancarai Minggu, 8 Februari 2026.

Sikap diam Dishub tersebut memicu anggapan bahwa pemerintah daerah membiarkan kekacauan lalu lintas pasar terus berlangsung, tanpa solusi konkret. Warga mendesak agar segera diterapkan pembatasan kendaraan roda empat, penataan jalur masuk-keluar pasar, serta pengawasan ketat terhadap pengelolaan parkir.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, masyarakat menilai Dishub patut dievaluasi, karena dinilai lalai menjalankan tugas pelayanan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi Dinas Perhubungan untuk memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan masyarakat tersebut. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri
Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata
Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa hingga Setahun, Kinerja Kades Gambaru Disorot, DPMD Halsel Didesak Segera Turun Tangan
Dugaan Dampak Lingkungan Meluas, Sekdes Fluk Soroti Kondisi Kali Doko, Kali Papaceda, dan Kali Nike, Desak Pemerintah Evaluasi Menyeluruh AMDAL PT GTS
Kali Papaceda dan Kali Doko Diduga Tercemar, Warga Gambaru Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Gane Tambang Sentosa
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:51 WIB

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WIB

Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Berita Terbaru