HALMAHERA SELATAN – Suasana religius menyelimuti Desa Kebun Raja saat Pemerintah Desa bersama masyarakat menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat desa, pemuda, ibu-ibu majelis taklim, serta ratusan jamaah dari berbagai kalangan.
Peringatan Tahun Baru Islam tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya pembinaan spiritual di tengah dinamika kehidupan sosial.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Kebun Raja, tausiah keagamaan, doa bersama, dan ditutup dengan ramah tamah. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, mencerminkan tingginya kepedulian warga terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan di desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kebun Raja, Sahil M. Ali, menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan waktu dalam kalender Islam, tetapi sebagai panggilan bagi setiap muslim untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
“Hijrah mengajarkan kita untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak, serta menjaga persatuan dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang ingin terus kita tumbuhkan di tengah masyarakat Desa Kebun Raja agar tercipta kehidupan yang harmonis, religius, dan sejahtera,” ujar Sahil.
Ia menilai pembangunan desa tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas moral, spiritual, dan karakter masyarakatnya. Karena itu, pembinaan keagamaan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan desa secara menyeluruh.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Desa Kebun Raja berencana menjadikan kegiatan keagamaan sebagai program berkelanjutan.
“Insya Allah, Tabligh Akbar dan kajian keislaman akan kami jadikan agenda rutin setiap bulan. Kami ingin masjid tidak hanya ramai pada hari-hari besar Islam, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat mempererat silaturahmi, menambah ilmu agama, serta membangun generasi muda yang berakhlakul karimah. Ini adalah komitmen Pemerintah Desa bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, dalam tausiahnya, penceramah mengajak seluruh jamaah menjadikan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Menurutnya, umat Islam harus mampu berhijrah dari sikap saling menyalahkan menuju persatuan, dari kemalasan menuju produktivitas, serta dari individualisme menuju kepedulian sosial.
Kegiatan Tabligh Akbar ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan Desa Kebun Raja serta Kabupaten Halmahera Selatan. Harapan besar juga disampaikan agar semangat Tahun Baru Islam menjadi titik awal lahirnya masyarakat yang semakin religius, berintegritas, dan berperan aktif dalam pembangunan desa.
Dengan komitmen menjadikan kajian Islam sebagai agenda rutin setiap bulan, Pemerintah Desa Kebun Raja berharap syiar Islam terus berkembang dan menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap persatuan, kerukunan, dan kemajuan desa.









