Warga Kampung Makeang Keluhkan Lampu Padam Berjam-jam Jelang Lebaran

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN — Warga Kampung Makeang mengeluhkan padamnya aliran listrik yang terjadi berjam-jam pada Selasa, 26 Mei 2026. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, terlebih menjelang perayaan Idul Adha.

Sejumlah warga mengaku kecewa karena pemadaman listrik terjadi tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil milik warga ikut terdampak akibat kondisi tersebut.

Salah satu warga kepada MEDIA RETORIKA AKTUAL mengeluhkan padamnya listrik yang terjadi saat masyarakat sedang sibuk menyiapkan kebutuhan lebaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lebaran ini tong sibuk biking kue, lampu mati sampe berjam-jam. Aktivitas me so tara bisa biking,” keluh warga.

Selain menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, padamnya listrik juga menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih bagi rumah yang menggunakan pompa listrik.

Warga berharap pihak PLN segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki gangguan listrik tersebut serta memberikan penjelasan resmi terkait penyebab padamnya aliran listrik di wilayah Kampung Makeang.

Namun, saat dikonfirmasi terkait padamnya listrik tersebut, kepala PLN wilayah setempat disebut belum aktif memberikan tanggapan kepada media.

Masyarakat juga meminta agar setiap pemadaman terencana dapat diinformasikan terlebih dahulu kepada warga agar masyarakat dapat melakukan antisipasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab pasti padamnya listrik yang terjadi di Kampung Makeang pada Selasa, 26 Mei 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri
Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata
Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa hingga Setahun, Kinerja Kades Gambaru Disorot, DPMD Halsel Didesak Segera Turun Tangan
Dugaan Dampak Lingkungan Meluas, Sekdes Fluk Soroti Kondisi Kali Doko, Kali Papaceda, dan Kali Nike, Desak Pemerintah Evaluasi Menyeluruh AMDAL PT GTS
Kali Papaceda dan Kali Doko Diduga Tercemar, Warga Gambaru Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Gane Tambang Sentosa
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:51 WIB

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WIB

Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Berita Terbaru