Klarifikasi Kepala Puskesmas Obi Selatan Bantah Jual Ambulans dan PLTS, Tegaskan Aset Negara Tetap Utuh

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – kalarifikasi Kepala Puskesmas Obi Selatan, Andri Deefrits Odu, membantah keras tudingan penjualan ambulans dan papan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang merupakan aset negara. Ia menegaskan seluruh fasilitas tersebut tidak pernah diperjualbelikan dan masih menjadi tanggung jawab institusi kesehatan.

Andri menjelaskan, ambulans jenis Kijang tahun 2005 yang dipersoalkan saat ini berada dalam kondisi rusak berat dan sudah tidak digunakan dalam pelayanan kesehatan. Kendaraan tersebut sebelumnya diparkir di samping ruang rawat inap Puskesmas Obi Selatan.

“Ambulans itu dipindahkan karena mengganggu pemandangan dan faktor keamanan. Pernah ditemukan ular di dalam ambulans saat warga membersihkan halaman puskesmas. Saya hanya meminta warga memindahkan ke tempat lain, bukan untuk dijual,” ujar Andri Deefrits Odu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai tudingan penjualan ambulans tersebut tidak berdasar, mengingat usia kendaraan yang hampir 20 tahun dan kondisinya yang sudah tidak layak pakai. “Secara logika, siapa yang mau membeli ambulans tua dan rusak berat,” tegasnya.

Baca Juga:  KB PII Halsel Gandeng FIC, Warkop, dan OSIS Se-Bacan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Terkait papan PLTS, Andri juga membantah adanya praktik penjualan aset. Menurutnya, pada saat itu listrik PLN belum tersedia, sehingga papan PLTS dipinjamkan sementara kepada petugas motoris dan cleaning service agar mereka memiliki penerangan di rumah.

“Saya memahami betul bahwa PLTS adalah aset negara yang wajib dijaga. Tidak ada penjualan. Itu hanya peminjaman sementara demi kebutuhan penerangan,” jelasnya.

Dengan klarifikasi ini, Andri berharap masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga seluruh aset negara di lingkungan Puskesmas Obi Selatan sesuai aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disorot Dishub Halsel, PT Ajul Safikram Lines Buka Suara: KM Venecian Tak Langgar Izin Trayek, Justru Layani Kebutuhan Mendesak Masyarakat Obi
Ditekan di Kantor Pusat, BIM Malut Desak Pimpinan PT GMM Segera Copot Humas Mahdi M. Nur: Dugaan Permainan Terselubung Beasiswa Kian Terbuka
MBG Amasing Kota Barat Bantu Siswa Tetap Fokus Belajar, SDN 70 Halsel Sampaikan Apresiasi
Audiensi Jadi Titik Tekan: BIM Malut Gugat Akurasi Data 40 Mahasiswa Penerima Beasiswa
Dr. Abdillah Kamarullah Resmi Dilantik sebagai Sekda Definitif, Bupati Tekankan Peran Strategis dalam Kendalikan 9 Ribu ASN
GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi
DPC GPM Halmahera Selatan mendesak Polda Malut buka kembali kasus DBH Kawasi.
Warga Desa Babang Keluhkan Kondisi Sungai, Banjir Saat Hujan Rusak Kebun Warga
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Disorot Dishub Halsel, PT Ajul Safikram Lines Buka Suara: KM Venecian Tak Langgar Izin Trayek, Justru Layani Kebutuhan Mendesak Masyarakat Obi

Minggu, 12 April 2026 - 01:13 WIB

Ditekan di Kantor Pusat, BIM Malut Desak Pimpinan PT GMM Segera Copot Humas Mahdi M. Nur: Dugaan Permainan Terselubung Beasiswa Kian Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:22 WIB

MBG Amasing Kota Barat Bantu Siswa Tetap Fokus Belajar, SDN 70 Halsel Sampaikan Apresiasi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:50 WIB

Audiensi Jadi Titik Tekan: BIM Malut Gugat Akurasi Data 40 Mahasiswa Penerima Beasiswa

Jumat, 10 April 2026 - 03:22 WIB

GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi

Berita Terbaru