HALMAHERA SELATAN – Wilayah timur Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, diguncang gempa bumi pada Senin malam (16/02/2026) sekitar pukul 22.47 WIB. Gempa tersebut tercatat memiliki magnitudo 2,8 dan berada pada kedalaman yang sangat dangkal.
Berdasarkan rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada koordinat 0.65 Lintang Selatan dan 127.55 Bujur Timur, atau sekitar 6 kilometer sebelah timur Labuha.
BMKG menjelaskan bahwa gempa berada pada kedalaman 1 kilometer. Kedalaman ini tergolong sangat dangkal, sehingga meskipun magnitudonya kecil, getaran berpotensi dirasakan oleh warga yang berada di sekitar pusat gempa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga di sekitar Labuha mengaku merasakan getaran ringan yang berlangsung singkat. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Gempa dengan magnitudo 2,8 dikategorikan sebagai gempa kecil dan secara umum tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena wilayah Maluku Utara dikenal sebagai daerah yang berada di kawasan cincin api (Ring of Fire) yang memiliki aktivitas seismik cukup tinggi.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya atau berita yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi resmi. Informasi valid dan terbaru hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG.
Pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Selatan bersama instansi terkait diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap situasi pascagempa guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Aparat desa dan kecamatan juga diminta proaktif memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu siap menghadapi potensi bencana alam. Warga diimbau memastikan bangunan tempat tinggal dalam kondisi layak dan tahan gempa, serta memahami langkah-langkah keselamatan saat terjadi gempa, seperti berlindung di bawah meja yang kokoh, menjauhi kaca, dan segera menuju tempat terbuka setelah getaran berhenti.
Dengan kondisi yang relatif aman dan tidak adanya laporan dampak serius, situasi di Labuha hingga tengah malam dilaporkan tetap kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal, dan pihak berwenang terus memantau perkembangan lebih lanjut.









