HALMAHERA SELATAN RETORIKAAKTUAL.COM– Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Babang kembali melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gabungan terhadap satu orang korban kecelakaan laut Kapal PM Indriyani 02 yang dilaporkan hilang atas nama Dr. Wildan, S.S., M.Hum.
Operasi pencarian dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, dengan mengerahkan Kapal Patroli KPLP 5124. Kegiatan ini melibatkan unsur UPP Kelas II Babang, Basarnas, Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan, TNI, dan Polri sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam penanganan kecelakaan transportasi laut.
Tim SAR gabungan bertolak dari Pelabuhan Babang pada pukul 07.30 WIT. Area pencarian difokuskan di wilayah pesisir perairan Bibinoi hingga bagian utara perairan Desa Bibinoi, dengan cakupan luas area pencarian sekitar ±35 mil laut persegi (NM²). Metode pencarian dilakukan melalui penyisiran perairan dan pemantauan visual, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta karakteristik perairan setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah melaksanakan operasi pencarian selama kurang lebih empat jam, tim SAR gabungan kembali ke Pelabuhan Babang dan tiba pada pukul 11.20 WIT. Hingga operasi pencarian hari tersebut berakhir, korban belum berhasil ditemukan.
Kepala Kantor UPP Kelas II Babang, Idham A. Basir, ST, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan operasi pencarian secara maksimal bersama seluruh unsur terkait.
“Operasi pencarian terhadap korban laka laut PM Indriyani 02 akan terus kami lakukan bersama unsur SAR gabungan. Koordinasi dengan Basarnas, TNI/Polri, serta instansi terkait lainnya tetap kami tingkatkan guna memaksimalkan upaya pencarian,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keselamatan seluruh personel tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan operasi di lapangan.
“Kami berharap korban dapat segera ditemukan. Seluruh personel yang terlibat di lapangan tetap mengutamakan aspek keselamatan selama operasi SAR berlangsung,” tambahnya.
Kantor UPP Kelas II Babang mengimbau kepada seluruh pengguna jasa transportasi laut agar mematuhi prosedur keselamatan pelayaran, menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar guna mencegah terjadinya kecelakaan laut. Red wan









