Warga Desa Babang Keluhkan Kondisi Sungai, Banjir Saat Hujan Rusak Kebun Warga

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan – Masyarakat Desa Babang mengeluhkan kondisi sungai di wilayah mereka yang dinilai tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras. Akibatnya, setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi, air sungai meluap dan masuk ke lahan serta kebun milik warga.

Luapan air tersebut tidak hanya menyebabkan banjir, tetapi juga membawa material seperti batu, pasir, dan lumpur yang kemudian menumpuk di area kebun masyarakat. Kondisi ini berdampak langsung pada kerusakan tanaman dan menurunnya hasil pertanian warga.

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa persoalan ini telah berlangsung cukup lama, namun hingga saat ini belum ada penanganan serius dari pihak pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau hujan deras, air sungai langsung meluap dan masuk ke kebun. Batu-batu ikut terbawa dan merusak tanaman kami. Ini sangat merugikan,” ujar salah satu warga.

Masyarakat menilai, kondisi sungai yang tidak tertata dengan baik serta minimnya pembangunan jalur aliran air menjadi penyebab utama terjadinya luapan tersebut. Selain itu, tidak adanya sistem pengalihan air atau normalisasi sungai membuat air dengan mudah meluber ke area perkebunan warga.

Baca Juga:  Insiden Warga dan Dua Anggota TNI di Kawasi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Warga Desa Babang pun meminta agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini. Salah satu solusi yang diharapkan adalah normalisasi sungai serta pembangunan saluran air (sewering) agar aliran air dapat terkontrol dan tidak lagi merusak lahan masyarakat.

Selain itu, warga juga mendesak instansi terkait untuk turun langsung ke lokasi guna melihat kondisi nyata yang terjadi di lapangan, sehingga penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.

“Kami hanya ingin ada perhatian serius. Jangan setiap hujan kami harus mengalami kerugian terus-menerus. Pemerintah harus segera bertindak,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respon dan langkah nyata dari pemerintah daerah. Warga berharap permasalahan ini tidak terus berlarut-larut dan segera mendapatkan solusi demi menjaga keberlangsungan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Babang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dr. Abdillah Kamarullah Resmi Dilantik sebagai Sekda Definitif, Bupati Tekankan Peran Strategis dalam Kendalikan 9 Ribu ASN
GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi
DPC GPM Halmahera Selatan mendesak Polda Malut buka kembali kasus DBH Kawasi.
BIM Malut Jadwalkan Aksi Rabu, 8 April 2026 di Kantor Pusat PT GMM, Desak Pencopotan Humas Mahdi M. Nur
Sorotan Tata Kelola di SMP Negeri Unggulan Saruma: Dugaan Pemotongan Gaji, Tunggakan Honor, dan Pemberhentian Honorer, Bupati Diminta Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Bongkar Fakta Lapangan
Lonjakan Penumpang Picu Polemik Tiket KM Satria 99 Express, Agen Kapal Ibu Titin Sampaikan Klarifikasi
Kades Soligi Tegas di DPRD: Lahan pa alimusu seluas 6,5 hektar masuk di wilaya desa soligi bukang kawasan kawasi ,
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:05 WIB

Dr. Abdillah Kamarullah Resmi Dilantik sebagai Sekda Definitif, Bupati Tekankan Peran Strategis dalam Kendalikan 9 Ribu ASN

Jumat, 10 April 2026 - 03:22 WIB

GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi

Kamis, 9 April 2026 - 14:45 WIB

DPC GPM Halmahera Selatan mendesak Polda Malut buka kembali kasus DBH Kawasi.

Kamis, 9 April 2026 - 07:33 WIB

Warga Desa Babang Keluhkan Kondisi Sungai, Banjir Saat Hujan Rusak Kebun Warga

Selasa, 7 April 2026 - 10:47 WIB

BIM Malut Jadwalkan Aksi Rabu, 8 April 2026 di Kantor Pusat PT GMM, Desak Pencopotan Humas Mahdi M. Nur

Berita Terbaru