Warga Datangi Kantor Desa Soligi, Tuntut Transparansi Dana Ketahanan Pangan Rp 691 Juta

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soligi — Sejumlah warga Desa Soligi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, mendatangi Kantor Desa Soligi untuk menyampaikan tuntutan transparansi terkait pengelolaan Dana Ketahanan Pangan yang bersumber dari Dana Desa. Aksi tersebut dipicu oleh dugaan bahwa anggaran senilai Rp 691.111.000 yang dialokasikan selama tiga tahun anggaran (2023–2025) tidak direalisasikan secara nyata di lapangan.

Warga menilai hingga kini tidak terdapat bukti fisik yang dapat menunjukkan pelaksanaan program ketahanan pangan dimaksud. Mereka mengaku tidak pernah melihat keberadaan kebun pangan desa, lumbung pangan, kegiatan peternakan, perikanan, maupun sarana pendukung lainnya sebagaimana tercantum dalam laporan pertanggungjawaban pemerintah desa.

Rincian Anggaran Dipertanyakan
Berdasarkan data penyaluran Dana Desa, anggaran ketahanan pangan Desa Soligi tercatat sebagai berikut:
2023: Rp 222.507.000
2024: Rp 233.604.000
2025: Rp 235.000.000
Total: Rp 691.111.000
Warga meminta pemerintah desa membuka dokumen perencanaan, realisasi, serta laporan penggunaan anggaran tersebut secara terbuka agar dapat diketahui bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktisi Hukum Dorong Audit dan Penegakan Hukum Praktisi hukum Yeri Kakanok, S.H., menilai persoalan ini perlu disikapi serius oleh aparat pengawas dan penegak hukum. Menurutnya, ketiadaan hasil fisik dari anggaran yang cukup besar patut menjadi dasar dilakukannya audit investigatif.

Baca Juga:  Diduga Keamanan Perusahaan Bersikap Permanen dan Arogan, Koalisi Pemerhati Masyarakat Pulau Obi Demo Kantor Harita Group di Labuha

“Jika anggaran telah dicairkan namun tidak diikuti dengan realisasi yang dapat diverifikasi di lapangan, maka aparat berwenang perlu melakukan pemeriksaan mendalam. Ini penting untuk memastikan tidak terjadi kerugian keuangan negara,” ujar Yeri.

Ia menegaskan bahwa apabila ditemukan adanya perbuatan yang melanggar hukum, maka proses penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan transparan.

Desakan kepada Inspektorat dan Kejaksaan
Warga meminta Inspektorat Daerah segera melakukan audit khusus terhadap pengelolaan Dana Ketahanan Pangan Desa Soligi. Selain itu, mereka juga berharap Kejaksaan dapat menindaklanjuti informasi dan laporan masyarakat sesuai kewenangannya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Inspektorat maupun Kejaksaan terkait langkah yang akan diambil dalam menyikapi persoalan tersebut.

Kepala Desa Belum Berikan Klarifikasi
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Soligi, Madaisi La Siriali, S.Sos, telah dilakukan, namun hingga saat ini yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi. Warga berharap pemerintah desa dapat bersikap kooperatif dan terbuka demi menjaga kepercayaan publik.

Masyarakat Desa Soligi menegaskan bahwa tuntutan transparansi ini bertujuan untuk memastikan Dana Desa digunakan sesuai peruntukannya serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disorot Dishub Halsel, PT Ajul Safikram Lines Buka Suara: KM Venecian Tak Langgar Izin Trayek, Justru Layani Kebutuhan Mendesak Masyarakat Obi
Ditekan di Kantor Pusat, BIM Malut Desak Pimpinan PT GMM Segera Copot Humas Mahdi M. Nur: Dugaan Permainan Terselubung Beasiswa Kian Terbuka
MBG Amasing Kota Barat Bantu Siswa Tetap Fokus Belajar, SDN 70 Halsel Sampaikan Apresiasi
Audiensi Jadi Titik Tekan: BIM Malut Gugat Akurasi Data 40 Mahasiswa Penerima Beasiswa
Dr. Abdillah Kamarullah Resmi Dilantik sebagai Sekda Definitif, Bupati Tekankan Peran Strategis dalam Kendalikan 9 Ribu ASN
GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi
DPC GPM Halmahera Selatan mendesak Polda Malut buka kembali kasus DBH Kawasi.
Warga Desa Babang Keluhkan Kondisi Sungai, Banjir Saat Hujan Rusak Kebun Warga
Berita ini 378 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Disorot Dishub Halsel, PT Ajul Safikram Lines Buka Suara: KM Venecian Tak Langgar Izin Trayek, Justru Layani Kebutuhan Mendesak Masyarakat Obi

Minggu, 12 April 2026 - 01:13 WIB

Ditekan di Kantor Pusat, BIM Malut Desak Pimpinan PT GMM Segera Copot Humas Mahdi M. Nur: Dugaan Permainan Terselubung Beasiswa Kian Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:22 WIB

MBG Amasing Kota Barat Bantu Siswa Tetap Fokus Belajar, SDN 70 Halsel Sampaikan Apresiasi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:50 WIB

Audiensi Jadi Titik Tekan: BIM Malut Gugat Akurasi Data 40 Mahasiswa Penerima Beasiswa

Jumat, 10 April 2026 - 03:22 WIB

GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi

Berita Terbaru