Polda Aceh Paparkan Data Pembangunan Huntara dan Huntap bagi Masyarakat Terdampak Bencana

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memaparkan data pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.

 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa hingga Rabu, 7 Januari 2026, telah dilakukan pendataan terhadap lokasi, jumlah unit, serta progres pembangunan hunian bantuan di 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan data yang kami himpun, pembangunan Huntara direncanakan sebanyak 7.974 unit yang tersebar di 74 lokasi. Sementara itu, Huntap tercatat sebanyak 4.484 unit yang berada di 18 lokasi,” ujar Kombes Pol. Joko Krisdiyanto.

 

Ia menjelaskan, pembangunan Huntara tersebar di beberapa daerah, di antaranya Kabupaten Pidie Jaya, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Gayo Lues, serta Kabupaten Pidie. Adapun pembangunan Huntap difokuskan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Kabupaten Bireuen.

Baca Juga:  Pemkab Halmahera Selatan Genjot Digitalisasi, ASN Wajib Kuasai E-Kinerja Lewat Bimtek Intensif

Menurutnya, pembangunan Huntara dan Huntap tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana, khususnya terkait penyediaan tempat tinggal yang layak dan aman pascabencana.

 

Polda Aceh, lanjutnya, juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.

“Diharapkan keberadaan Huntara dan Huntap ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi pascabencana,” tutup Kabid Humas Polda Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disorot Dishub Halsel, PT Ajul Safikram Lines Buka Suara: KM Venecian Tak Langgar Izin Trayek, Justru Layani Kebutuhan Mendesak Masyarakat Obi
Ditekan di Kantor Pusat, BIM Malut Desak Pimpinan PT GMM Segera Copot Humas Mahdi M. Nur: Dugaan Permainan Terselubung Beasiswa Kian Terbuka
MBG Amasing Kota Barat Bantu Siswa Tetap Fokus Belajar, SDN 70 Halsel Sampaikan Apresiasi
Audiensi Jadi Titik Tekan: BIM Malut Gugat Akurasi Data 40 Mahasiswa Penerima Beasiswa
Dr. Abdillah Kamarullah Resmi Dilantik sebagai Sekda Definitif, Bupati Tekankan Peran Strategis dalam Kendalikan 9 Ribu ASN
GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi
DPC GPM Halmahera Selatan mendesak Polda Malut buka kembali kasus DBH Kawasi.
Warga Desa Babang Keluhkan Kondisi Sungai, Banjir Saat Hujan Rusak Kebun Warga
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Disorot Dishub Halsel, PT Ajul Safikram Lines Buka Suara: KM Venecian Tak Langgar Izin Trayek, Justru Layani Kebutuhan Mendesak Masyarakat Obi

Minggu, 12 April 2026 - 01:13 WIB

Ditekan di Kantor Pusat, BIM Malut Desak Pimpinan PT GMM Segera Copot Humas Mahdi M. Nur: Dugaan Permainan Terselubung Beasiswa Kian Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:22 WIB

MBG Amasing Kota Barat Bantu Siswa Tetap Fokus Belajar, SDN 70 Halsel Sampaikan Apresiasi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:50 WIB

Audiensi Jadi Titik Tekan: BIM Malut Gugat Akurasi Data 40 Mahasiswa Penerima Beasiswa

Jumat, 10 April 2026 - 03:22 WIB

GPM Halsel Akan Gelar Aksi Besar, Desak Polda Malut Transparan Tangani Dugaan Kasus DBH Desa Kawasi

Berita Terbaru