Lahan Keluarga Nanlessy di Kawasi Diduga Dirampas PT Harita Group

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN —RETORIKAAKTUAL.COM Dugaan perampasan lahan kembali mencuat di Desa Kawasi, Kabupaten Halmahera Selatan. Lahan warisan milik Keluarga Nanlessy diduga telah dirampas dan dikuasai PT Harita Group tanpa ganti rugi, tanpa persetujuan pemilik sah, serta tanpa proses hukum yang transparan.

Aktivitas perusahaan terus berlangsung di atas lahan tersebut. Alat berat beroperasi, pekerjaan berjalan, sementara pemilik lahan hanya bisa menyaksikan haknya hilang satu per satu. Keluarga Nanlessy menegaskan bahwa mereka tidak pernah menjual, menyerahkan, atau melepaskan hak atas lahan dimaksud.

“Tanah ini tong tra pernah jual. Tidak ada pembayaran, tidak ada kesepakatan. Tapi perusahaan masuk dan kerja. Ini perampasan terang-terangan,” tegas perwakilan Keluarga Nanlessy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan tersebut memiliki fungsi vital sebagai sumber penghidupan dan sumber air bagi keluarga dan sebagian warga sekitar. Penguasaan sepihak dinilai telah merampas hak ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat lokal.

Warga Desa Kawasi menilai peristiwa ini sebagai bukti ketimpangan kekuasaan antara korporasi besar dan rakyat kecil. Di tengah masifnya investasi pertambangan, masyarakat justru merasa terpinggirkan dan kehilangan perlindungan negara.

“Kalau perusahaan bisa ambil tanah warga tanpa izin, lalu di mana hukum berdiri? Ini bukan pembangunan, ini penindasan,” ujar seorang warga dengan nada keras.

Kasus ini dinilai bertentangan dengan berbagai regulasi, termasuk Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria, serta prinsip Hak Asasi Manusia yang menjamin hak atas kepemilikan dan kehidupan yang layak.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Harita Group belum memberikan keterangan resmi atas dugaan perampasan lahan tersebut. Pemerintah daerah maupun pemerintah di tingkat lebih tinggi dinilai belum menunjukkan langkah tegas, meski konflik agraria di wilayah ini terus berulang.

Warga mendesak pemerintah untuk segera turun tangan, menghentikan aktivitas di atas lahan sengketa, serta menjamin perlindungan hukum bagi Keluarga Nanlessy, agar konflik agraria tidak terus berlarut dan merugikan masyarakat kecil di tanah sendiri. Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UPP Kelas II Babang Tegaskan Larangan Speedboat Berlayar Tanpa SPB, Keselamatan Penumpang Tidak Bisa Ditawar
BENGKALIS DARURAT PENYELUNDUPAN? Dugaan Barang Ilegal Masuk Tanpa Hambatan, Publik Pertanyakan Nyali Penegak Hukum
GMNI dan GPM Halmahera Selatan Siap Gelar Aksi Besar di DPRD, Desak Pansus RSUD Labuha dan Evaluasi Total Pimpinan Rumah Sakit
GMNI dan GPM Halsel Desak Bupati Copot Kepala RSUD Labuha, DPRD Diminta Bentuk Pansus Usut Dugaan Carut-Marut Tata Kelola Rumah Sakit
Satpol PP Halsel Gerebek Hox dan Bunga Lou, Lima LC Diduga Konsumsi Miras Diamankan; Irfan Jamjam Tegaskan Penegakan Perda Tak Pandang Bulu
Kabid Penegakan Perda Satpol PP Halsel Irfan Jamjam: Lima LC Diamankan Saat Razia Miras, Jalani Pembinaan dan Teken Surat Pernyataan-pernyataan
*Indonesia Mining Watch: Dugaan Kebocoran Pajak Air PT. IWIP Rp2,4 Miliar Bukti Hilirisasi Nikel Belum Berkeadilan* 
Ketua DPC GMNI Halsel Yusri Dukomalamo Desak DPRD Perjuangkan Hak Tenaga Medis dan Bentuk Pansus RSUD Labuha
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:17 WIB

UPP Kelas II Babang Tegaskan Larangan Speedboat Berlayar Tanpa SPB, Keselamatan Penumpang Tidak Bisa Ditawar

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:39 WIB

BENGKALIS DARURAT PENYELUNDUPAN? Dugaan Barang Ilegal Masuk Tanpa Hambatan, Publik Pertanyakan Nyali Penegak Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:13 WIB

GMNI dan GPM Halmahera Selatan Siap Gelar Aksi Besar di DPRD, Desak Pansus RSUD Labuha dan Evaluasi Total Pimpinan Rumah Sakit

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:39 WIB

GMNI dan GPM Halsel Desak Bupati Copot Kepala RSUD Labuha, DPRD Diminta Bentuk Pansus Usut Dugaan Carut-Marut Tata Kelola Rumah Sakit

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:58 WIB

Satpol PP Halsel Gerebek Hox dan Bunga Lou, Lima LC Diduga Konsumsi Miras Diamankan; Irfan Jamjam Tegaskan Penegakan Perda Tak Pandang Bulu

Berita Terbaru