Pj Kades Kusubibi Sampaikan Hak Jawab atas Sorotan DPC GPM Terkait Dana Desa 2025

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Menanggapi pemberitaan awal terkait sorotan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Halmahera Selatan mengenai dugaan bermasalahnya pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Penjabat (Pj) Kepala Desa Kusubibi, Irmayanti Kamarullah, menyampaikan hak jawab

Irmayanti menegaskan bahwa tuduhan sejumlah program prioritas desa tidak terealisasi meski Dana Desa telah dicairkan sejak September 2025 tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Terkait program air bersih yang disebut tidak berjalan, Irmayanti menjelaskan bahwa kegiatan tersebut hingga kini masih dalam proses pelaksanaan. Kendala yang terjadi bukan karena penghentian program, melainkan keterbatasan material berupa pipa yang belum mencukupi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program air bersih tidak dihentikan. Saat ini pipa tambahan sedang dalam perjalanan. Jadi informasi yang menyebut program tersebut mangkrak tidak sesuai fakta,” tegasnya.

Menanggapi pernyataan DPC GPM soal Musyawarah Desa (Musdes) dan program prioritas, Irmayanti menjelaskan bahwa Musdes Anggaran Tahun 2025 memang membahas sejumlah usulan kegiatan, termasuk pembangunan rabat beton sepanjang 300 meter. Namun, hasil keputusan Musdes secara sah menetapkan program air bersih sebagai prioritas utama.

“Keputusan Musdes tersebut diambil secara terbuka dan disepakati bersama, serta disaksikan oleh pendamping kecamatan, pendamping desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” jelasnya.
Terkait pencairan Dana Desa, Irmayanti menegaskan bahwa pengelolaannya dilakukan sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku. Beberapa kegiatan masih dalam proses realisasi karena faktor teknis dan kebutuhan penyesuaian lapangan.

Ia juga menanggapi dorongan DPC GPM agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melakukan evaluasi kinerja Pj Kepala Desa. Menurutnya, evaluasi merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan dan pihaknya siap untuk diperiksa kapan saja.

“Kami terbuka terhadap evaluasi dan pengawasan. Semua dokumen, keputusan Musdes, serta pelaksanaan program dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irmayanti mengimbau seluruh elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan agar mengedepankan klarifikasi dan dialog sebelum menyampaikan tudingan ke ruang publik.

“Kritik itu sah, tetapi sebaiknya disertai data dan konfirmasi agar tidak menyesatkan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel retorikaaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri
Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata
Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang
Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa hingga Setahun, Kinerja Kades Gambaru Disorot, DPMD Halsel Didesak Segera Turun Tangan
Dugaan Dampak Lingkungan Meluas, Sekdes Fluk Soroti Kondisi Kali Doko, Kali Papaceda, dan Kali Nike, Desak Pemerintah Evaluasi Menyeluruh AMDAL PT GTS
Kali Papaceda dan Kali Doko Diduga Tercemar, Warga Gambaru Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Gane Tambang Sentosa
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:51 WIB

GMNI Halmahera Selatan: APH Jangan Tutup Mata, Usut Dugaan Beking Tambang Ilegal di Kusubibi yang Diduga Gunakan Sianida dan Merkuri

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WIB

Warga Lima Kelompok di Desa Gambaru Desak PT GTS Penuhi Hak Pemilik Lahan, Minta DPRD dan Pemerintah Tidak Tutup Mata

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Gaji Perangkat Desa Diduga Menunggak, Transparansi Dana Desa Gambaru Dipertanyakan; Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Audit Total

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

M. Saleh Nijar: Teriakan Warga Gambaru dan Fluk Alarm bagi Pemerintah, Konflik Lahan di Obi Tak Boleh Terus Berulang

Berita Terbaru