HALMAHERA SELATAN — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 1509/Labuha resmi ditutup pada Kamis, 21 Mei 2026, di Lapangan Sepak Bola Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan.
Penutupan program lintas sektoral tersebut berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.” Upacara dipimpin langsung oleh Kasrem 152/Babullah Kolonel Arh Hendra Roza selaku Inspektur Upacara.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Syamsul, Kajari Halmahera Selatan Tomy Busnarma, unsur TNI-Polri, Forkopimda, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, hingga warga dari sejumlah desa sasaran TMMD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Kasrem 152/Babullah menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Kolonel Arh Hendra Roza.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan masyarakat Kecamatan Gane Timur yang dinilai aktif mendukung seluruh rangkaian kegiatan selama program berlangsung.
Program TMMD Ke-128 sendiri dilaksanakan selama 30 hari, terhitung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan menyasar enam desa di Kecamatan Gane Timur, yakni Desa Maffa, Lalubi, Foya, Kota Lou, Tobaru, dan Foyatobaru.
Berbagai kegiatan fisik dan nonfisik dilaksanakan dalam program tersebut sebagai upaya membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan wilayah, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di daerah terpencil Halmahera Selatan.
Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan TMMD juga dirangkaikan dengan pelayanan sosial, seperti pemberian makanan tambahan bagi anak stunting dan ibu hamil, peninjauan posko TMMD, hingga pengecekan langsung sasaran pembangunan yang telah dikerjakan.
Pemerintah daerah menilai keberhasilan TMMD Ke-128 menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa serta mempercepat pembangunan di wilayah pelosok.
Seluruh rangkaian kegiatan penutupan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 12.20 WIT.








